HauffMen Men's Care

Bijak Pakai Paylater, Awas Kebablasan Bikin Kantong Jebol

Keberadaan paylater memang bisa memudahkan kehidupan finansial seseorang, fasilitas kredit ini memungkinkan kita bertransaksi tanpa perlu mengeluarkan uang di awal pembayaran. Kalau sedang terdesak dan membutuhkan, paylater bisa sangat membantu. Berdasarkan laporan Fintech Report 2020 yang dirilis DSResearch, paylater menjadi layanan favorit peringkat ketiga sebesar (56,7%), setelah dompet digital (82,7%) dan aplikasi investasi (62,4%). Akan tetapi, bijak pakai paylater merupakan sikap yang sangat dibutuhkan dalam menggunakan layanan ini, mengapa demikian?

Bijak Pakai Paylater Biar Tidak Menyesal

Layanan paylater keluaran marketplace atau e-commerce adalah produk kerja sama pihak tersebut dengan Lembaga Jasa Keuangan (LJK). Tiap platform kemungkinan menggandeng mitra LJK yang berbeda, dengan pilihan model bisnis yang juga berbeda sehingga memiliki kebijakan yang berbeda-beda pula. Khusus di Indonesia, paylater dapat difasilitasi melalui beberapa lembaga jasa keuangan seperti bank, lembaga pembiayaan, atau fintech peer-to-peer (P2P) lending.

Bijak Pakai Paylater, Awas Kebablasan Bikin Kantong Jebol
shutterstock.com

Dengan menggunakan paylater, biasanya transaksi kita akan ditalangi lebih dulu oleh penyedia layanan paylater tanpa jaminan. Sebagai konsumen, kita bisa melakukan pembayaran atas kredit paylater sesuai jangka waktu yang ditentukan, misalnya 14 hari atau 30 hari. Bersamaan dengan keuntungan dan kemudahan yang menyenangkan ini, sangat diperlukan sikap bijak pakai paylater karena beberapa risiko yang mungkin terjadi.

Pahami aturan dan risiko sebaik mungkin
Secara umum, layanan paylater tidak menyatakan secara gamblang jumlah bunga pinjaman. Namun, biaya dan bunga lainnya biasanya dimasukan ke dalam komponen hitungan harga ketika transaksi. Misalnya biaya admin, biaya bulanan, atau biaya Itulah yang menyebabkan harga pembayaran akan lebih mahal dari nilai sebenarnya. Bahkan, ada kemungkinan biaya tambahan yang lain sebagai tanggungan risiko jika gagal membayar.

Mindset pinjam uang selama pakai paylater
Bagaimanapun juga, paylater adalah uang pinjaman untuk kita yang nanti harus dibayar kembali. Fasilitas paylater bukan bonus yang bisa digunakan sepuasnya, apalagi untuk beli barang yang sebenarnya hanya keinginan. Tanamkan tanggung jawab untuk melunasi sesuai kesepakatan agar tidak terlena dan terhindar dari denda atau bunga.

Bijak Pakai Paylater, Awas Kebablasan Bikin Kantong Jebol
telset.id

Buat budget plan yang matang
Konsep paylater yaitu beli dulu bayar belakangan memang kerap menjebak banyak orang. Paling banyak yang terjebak adalah orang yang tidak bisa menahan hasrat belanja. Hindari segera dengan cara membuat budget plan matang berisi semua alokasi dana, seperti penghasilan dan setiap pengeluaran untuk kebutuhan. Hitung dan pahami kemampuan diri untuk membayar pinjaman, sehingga kita bisa pakai paylater lebih bijak.

Jangan sampai nama kita masuk daftar hitam BI Checking karena telat bayar dan tidak mampu melunasi hutang. Bukan hanya menyulitkan saat butuh pinjaman lagi, kepercayaan berbagai lembaga formal pun bisa hilang begitu saja. Selalu bijak pakai paylater, Broff, lebih baik mulai menabung untuk keperluan di masa mendatang!

https://smart-money.co/inovasiana/fakta-seputar-paylater-pahami-dulu-sebelum-menggunakannya
https://moneysmart.gov.au/other-ways-to-borrow/buy-now-pay-later-services

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.