HauffMen Men's Care

Tips Presentasi Sukses Anti Bikin Audiens Ngantuk

Bukan rahasia, ketakutan terbesar saat melakukan presentasi adalah jika audiens merasa bosan, tidak menangkap inti materi yang disampaikan, atau bahkan tertidur. Padahal, ide yang kita miliki sudah cukup brilian untuk disampaikan. Tapi, untuk apa bila pada akhirnya tidak ada yang paham? Kita butuh tips presentasi sukses yang lebih tepat untuk diterapkan.

Tips Presentasi Sukses Menarik dan Banyak Dilirik

Ada sebuah metode yang memungkinkan kita untuk membuat presentasi yang mampu menarik audiens dan memancing mereka memberikan umpan balik positif saat presentasi disampaikan. Guy Kawasaki, seorang ahli marketing dan venture capitalist, membagikan rahasia tips presentasi sukses dalam formulanya yang ia namakan 10/20/30 rules. Seperti apakah itu?

10 SLIDES
10 slides pada presentasi termasuk rata-rata jumlah yang optimal dalam presentasi PowerPoint karena secara umum manusia manusia tidak dapat memahami lebih dari 10 konsep pada satu pertemuan. Setidaknya ada 10 poin berikut yang masuk dalam presentasi: latar belakang masalah, solusi, model bisnis, teknologi terkait, pemasaran, kompetitor, tim, project yang pernah dikerjakan, timeline project, lalu ringkasan. Secara sederhana, kita bisa menuangkan ide dalam 3 bagian seperti latar belakang masalah, cara menyelesaikan, lalu evaluasi. Kemudian ide tersebut ditulis ke dalam 10 lembar/slides presentasi. Ada baiknya tidak perlu bertele-tele, langsung ke inti yang ingin dibicarakan.

Tips Presentasi Sukses yang Mudah dan Bisa Lancarkan Tujuan
unsplash.com/@new_data_services

20 MINUTES
Manfaatkan 20 menit sebaik-baiknya untuk 10 slides yang sudah kita buat. Walaupun mungkin memang kita punya total waktu 1 jam, tapi persiapkan setidaknya 5-10 menit untuk mengatur alat, 10 menit menunggu audiens siap, dan 15 menit sesi tanya jawab. Lagipula, akan lebih baik jika kita menyampaikan materi dengan lengkap dan jelas dalam waktu singkat daripada harus terlalu lama. Audiens lama kelamaan akan kehilangan fokus, pesan yang ingin kita sampaikan juga menjadi tidak diserap dengan baik.

Tips Presentasi Sukses yang Mudah dan Bisa Lancarkan Tujuan
unsplash.com/@sonjalangford

30 FONT POINTS
Beberapa orang akan memasukkan teks yang banyak lalu mempresentasikan materi dengan cara membaca teks tersebut. Cara ini sudah saatnya ditinggalkan, karena akan membagi fokus audiens pada penjelasan verbal kita dengan teks di layar. Lagipula, dibandingkan mendengarkan materi biasanya seseorang akan membaca teks lebih cepat. Hal ini akan membuat risiko pemahaman tidak sinkron satu sama lain. Jadi, cobalah untuk menaruh teks pada presentasi sebesar 30pts agar lebih ideal.

Tips Presentasi Sukses yang Mudah dan Bisa Lancarkan Tujuan
unsplash.com/@myleon

Kunci penting lain agar presentasi lancar

Menambahkan cara yang dibuat oleh Guy Kawasaki, ada beberapa tips presentasi sukses lain yang juga perlu diperhatikan sebagai berikut.

  • Sukai topik. Pembicaraan apapun akan sulit disampaikan kalau kita sendiri tidak benar-benar suka topiknya.
  • Buat materi sesuai dengan pemikiran audiens. Tentunya akan berbeda presentasi di depan divisi penjualan dan divisi keuangan. Kenali audiens kita dan sesuaikan dengan pemahaman mereka, misal divisi penjualan pasti akan fokus dengan target penjualan sementara divisi keuangan pasti akan fokus dengan efisiensi anggaran.
  • Buat materi seperti bercerita. Seseorang akan lebih merespon sebuah cerita, jadi mungkin kita bisa menyampaikan materi dengan alur naratif sehingga orang lain bisa menggambarkan dalam kepala masing-masing dengan lebih antusias.

Pada dasarnya selama kita paham dan percaya diri soal apa yang hendak kita sampaikan, persiapan yang baik pasti akan membawa hasil yang baik. Tips presentasi sukses serta penampilan yang oke bisa membawa percaya diri lebih, jadi tidak ada salahnya coba, Broff!

Source:
https://guykawasaki.com/the_102030_rule/
https://www.articulatemarketing.com/blog/how-to-make-a-successful-presentation

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.